Archive for the Lolita Fashion Category

Dandy

Posted in Lolita Fashion on March 23, 2008 by gothicloli

Dandy merupakan istilah barat untuk Aristocrat maskulin (pria) dan berbagai fashion Ouji yang dewasa. Dandy secara umum diinspirasi oleh pakaian yang dikenakan pria kelas atas di Eropa ketika abad ke-19. Ciri-ciri yang paling terkenal dari Dandy adalah dalam hal penggunaan Frock coat (mantel pria yang panjangnya mencapai lutut kaki) dan jabot (kain berkerut pada leher).

Dandy

Advertisements

Ouji

Posted in Lolita Fashion on March 23, 2008 by gothicloli

Ouji merupakan fashion pria yang berpasangan dengan Lolita Fashion. Ouji diinspirasi oleh pakaian yang digunakan oleh anak-anak sekolah (pria) Victorian berupa knickerbockers (celana tanggung), baju dan kaus bergaya maskulin, celana panjang, dan kaus-kaki sepanjang lutut. Kadang-kadang, tampilan Ouji mirip dengan Dandy.

Ouji

Erotic Lolita

Posted in Lolita Fashion on March 23, 2008 by gothicloli

Erotic Lolita (atau Erololi) cenderung memuja esensi erotis daripada hanya sekedar ingin menunjukkan salah satu bagian tubuh saja. Erololi juga dapat mengenakan rok yang sedikit lebih pendek dibandingkan dengan gaya-gaya Lolita lain, tetapi cenderung lebih sopan/sederhana daripada fashion lain yang sejenis. Erololi menampilkan sifat erotis dalam gaya Victorian yang cenderung kolot, dan sebagai tampilan utamanya Erololi menggunakan pakaian-dalam seperti korset, bloomers (celana pof; celana pendek yang diikat dekat lutut), petticoat (rok-dalam wanita), dan garter (ikat kaos kaki).

Erotic Lolita

Pemakaian berbagai pakaian-dalam tersebut tidak boleh berlebihan, karena bagaimanapun juga seperti telah dibahas sebelumnya bahwa bagian tubuh yang boleh terlihat terbuka hanya pada bagian pundak dan lutut. Salah satu merk Erololi adalah ‘Antique Beast’.

Pirate Lolita

Posted in Lolita Fashion on March 23, 2008 by gothicloli

Jenis Lolita Fashion ini memasukkan unsur historis dan fantasi dari pakaian bajak-laut. Topi model Tricorne mini, tas berbentuk peti harta karun, dan aksesoris lain yang berbentuk/berhubungan dengan laut dan bajak-laut merupakan karakteristik Pirate Lolita. Tricorne (juga tricorn, tri-corned hat, atau three-corned hat) merupakan gaya topi yang populer selama akhir abad ke-17 sampai dengan abad ke-18, sebelum revolusi Perancis. Pada saat itu, topi tricorne digunakan oleh penduduk sipil dan sebagai bagian dari seragam militer dan perwira Angkatan Laut.

Pirate Lolita

“Alice and the Pirates” dari butik pakaian Baby, The Stars Shine Bright yang berada di Jepang merupakan awal popularitas gaya ini. Butik pakaian Metamorphose (yang juga berada di Jepang) juga terkenal karena gayanya yang kelaut-lautan.

Qi Lolita

Posted in Lolita Fashion on March 23, 2008 by gothicloli

Qi Lolita, dibaca “chee-loli” merupakan bagian dari Lolita yang menggabungkan gaya Lolita dengan pakaian tradisional Cina, seperti qipao. Qipao; qipaor; ataupun ch’i-p’ao dikenal sebagai cheongsam atau busana mandarin, merupakan sebuah pakaian untuk wanita yang pas-tubuh (diciptakan di Shanghai).

Qi Lolita

Wa Lolita

Posted in Lolita Fashion on March 23, 2008 by gothicloli

Wa Lolita (atau Waloli) merupakan perpaduan antara pakaian Jepang tradisional dengan Lolita Fashion. Biasanya Wa Lolita menggunakan yukata (kadang-kadang kimono) dan rok atau kain bawahan yang menjadi ciri gaya Lolita. Nama Wa Lolita diambil dari referensi orisinal Jepang, sebagai “The Land of Wa”.

Kosa kata “Wa” diadopsi dari bahasa Cina yang sesungguhnya berarti harmoni, kedamaian, dan keseimbangan. “Wa” merupakan konsep pedoman dalam filosofi dan kebudayaan Jepang, sehingga dianggap sebagai nilai-nilai Jepang yang paling penting. “Wa” juga dapat diartikan “Jepang” itu sendiri atau sesuatu yang bersifat Jepang (seperti washoku yang berarti makanan bergaya Jepang; atau wafuku yang berarti pakaian bergaya Jepang).

Wa Lolita

Yukata merupakan pakaian Jepang untuk musim panas, biasanya digunakan saat acara umum seperti pertunjukkan kembang api, festival bon-odori, dan acara-acara musim panas lain. Yukata dapat disebut sebagai bentuk casual dari kimono yang juga dapat digunakan sebagai pakaian mandi di tempat/penginapan tradisional Jepang. Meskipun tidak terbatas pada penggunaannya sebagai pakaian mandi, yukata secara harafiah dapat diartikan sebagai bath(ing) clothes (pakaian mandi).

Punk Lolita

Posted in Lolita Fashion on March 23, 2008 by gothicloli

Punk Lolita (atau Lolita Punk) memadukan unsur-unsur fashion punk ke dalam Lolita Fashion. Berbagai perlengkapan fashion yang biasanya dapat ditemui dalam gaya punk, seperti kain ‘sobek-sobek’, kain motif kotak-kotak, berbagai pin dan rantai, kain hasil cetakan sablon, potongan rambut pendek, dan lainnya telah dipadukan ke dalam Lolita.

Berbagai macam pakaian punk yang terdapat di dalam ‘Gothic & Lolita Bible’ bukan merupakan gaya Lolita sama sekali, tetapi hanya sebagai gaya pelengkap saja. Banyak merk Japanese Punk yang terpengaruh dengan fashion dari toko-toko ‘Camden Town’ di London yang terkenal, bahkan berbagai pakaian dengan model yang mirip dapat ditemukan pada merk-merk punk Jepang dengan harga yang lebih murah.

Punk Lolita juga berhubungan dengan Vivienne Westwood, yang walaupun bukan merupakan desiner Lolita, tetapi memiliki koleksi dan berkompeten dalam dunia Lolita, terutama bila dilihat koleksi-koleksi pakaian Jepang miliknya. Merk-merk umum Punk Lolita diantaranya ‘A+Lidel’, ‘Putumayo’, ‘h. NAOTO’, dan ‘Na+H’.

Punk Lolita juga berhubungan dengan Vivienne Westwood, yang walaupun bukan merupakan desiner Lolita, tetapi memiliki koleksi dan berkompeten dalam dunia Lolita, terutama bila dilihat koleksi-koleksi pakaian Jepang miliknya. Merk-merk umum Punk Lolita diantaranya ‘A+Lidel’, ‘Putumayo’, ‘h. NAOTO’, dan ‘Na+H’.

Punk Lolita